Gilang, seorang cowok perawakan batak yang sedang menuntut ilmu di
Jakarta. Gilang kuliah di sebuah Universitas Swasta di Jakarta, sekarang dia
sudah menginjak semester 4. Logat bataknya Gilang itu kental sekali kayak susu
kental manis, lebih kental daripada ingus orang yang baru aja kena flu. Kalau dilihat
dari tampilan fisik, Gilang bisa dikategorikan sebagai CIC (Cowok Idaman
Cewek). Badannya bidang, ada kotak-kotaknya 12 biji, tapi yang 6 lagi dipinjem
sama temennya. Bewok tipis di mukanya, keleknya yang lebat, idung mancung,
kulit coklat, kumis tipis. Dari segi ekonomi Gilang bisa dibilang dari keluarga
terpandang. Ayahnya adalah seorang pengusaha ikan cupang yang baru sembuh dari
cacar air, dan Ibunya merupakan seorag pengerajin layangan yang baru sembuh
dari tipes.
Kalau dilihat dari tampang dan ekonomi, Gilang ini tidak akan sulit
untuk mendapatkan wanita yang ia idam-idamkan. Dan wajar saja jika wanita
tergila-gila pada Bapaknya karena bekas cacarnya masih ada.
Tapi anehnya, sampai sekarang Gilang belum punya pacar. Apa yang
salah dari diri Gilang? Tampang ok, badan 11-12 sama Agung Hercules, duitnya
bejibun, bukannya itu udah cukup buat menarik seorang cewek?
Gilang belum punya pacar bukan karena dia males nyari pacar, gue
tegasin lagi bukan karena itu. Bukan juga karena cewek-cewek ilfil sama bulu
keteknya, gue tegasin lagi bukan gara-gara itu. Tapi Gilang susah punya pacar adalah karena
sekalinya dia ngedeketin cewek apalagi sampe ngerayu cewek tersebut, cewek itu
langsung pulang sambil nangis terbirit-birit.
Kenapa bisa? Karena pada saat Gilang mencoba merayu seorang cewek, apalagi
pake rayuan yang Bapakmu..Bapakmu itu, Gilang tidak bisa menahan intonasi
suaranya. Contoh: (tolong baca pake logat batak yang kencang dan lantang, biar
dapet lucunya, semoga itu juga) “Neng bapakmu….” Baru aja sampe “Bapakmu” itu cewek langsung
kabur saking takutnya.
Makannya kalau mau ngerayu cewek perhatikan intonasi dan tekanan suaranya
yaa J
#justforfun J

