Mesjid Agung Sang Cipta Rasa


Kota cirebon adalah kota yang berada di Provinsi Jawa Barat, ya kota ini berada di pesisir utara jawa atau dikenal dengan sebutan pantura. Dari segi luas, kota ini hanya seluas 37,54 km persegi. Namun siapa sangka, kota yang terkenal sebagai kota wali ini keragaman budaya dan agama.
Di Kota Cirebon, terdapat 4 keraton yang sudah terkenal baik se-Indonesia maupun mancanegara. Salah satunya adalah Keraton Kasepuhan. Ya, keraton ini merupakan yang tertua di Kota Cirebon. Dan keraton ini memiliki mesjid yang cukup monumental, yaitu Mesjid Agung Sang Cipta Rasa.
Mesjid Agung Sang Cipta Rasa berdiri sejak tahun 1478. Mesjid ini termasuk dalam 4 Bangunan Islam yang paling tua di Kota Cirebon setelah Langgar Pejagrahan Keraton Kasepuhan, Mesjid Merah Panjunan dan Keraton Kasepuhan.
Dari segi arsitektur, bangunan mesjid ini dipengaruhi oleh adat Jawa, Hindu dan Cina.
Mesjid ini berdiri setinggi 50 bata, yang memiliki filosofi teologi. Sementara di luar mesjid terdapat 44 tiang dan dalam mesjid terdapat 30 tiang. Enam diantaranya hubungannya dengan rukun iman, 6 hubungannya dengan mulut dan 18 lainnya berhubungan dengan hati.
.

Sejumlah jemaah sedang bersiap sebelum melaksanakan Salat Jumat di Mesjid Agung Sang Cipta Rasa
 Tak hanya dikunjungi oleh masyarakat dalam kota, Mesjid Agung Sang Cipta Rasa juga dikunjungi oleh pengunjung luar kota, bahkan manca negara. Hampir setiap hari, mesjid ini tidak pernah sepi.


Ukiran Mungal, Mangil Mungup

Di dalam mesjid, anda juga akan menemui sebuah ukiran tepat di dekat tempat imam mesjid. Ukiran itulah yang disebut mungal, mangil dan mungup. 
Mungal atau ombak laut yang kaitannya dengan hati dan mulut
Mangil atau gunung yang bermakna tak lekang oleh panas dan hujan
Mungup atau matahari terbit yang kaitannya dengan penerangan.
Maksudnya, saat manusia hendak beribadah, niat hati dan mulut harus lah sama dan dilakukan terus menerus. Maka kelak, nantinnya bisa menjadi penerangan bagi sesama.

Mesjid Agung Sang Cipta Rasa tak pernah sepi pengunjung
 
Memasuki areal dalam mesjid, anda akan menemui 9 pintu kecil. 9 pintu itu berkitan dengan wali songo yang merupakan penyebar agama Islam di Indonesia.

Banyak masyarakat yang heran kenapa pintu itu dibuat kecil, itu maksudnya agar saat masuk ke jeroan mesjid, jemaah menunduk. Maksudnya sebagai hamba Allah, kita haruslah tunduk pada perintah Allah dan rendah diri.

Setiap harinya muadzin selalu berbeda. Ada 7 muadzin di mesjid ini yang senantiasa mengumandangkan Adzan

Tempat wudhu ini tidak pernah kering

Di masjid ini juga terdapat tempat wudhu yang airnya tak pernah kering dan sumur zam-zam yang ramai dikunjungi orang kala Ramadan tiba. 
 
Hingga saat ini, bentuk bangunan Mesjid Agung Sang Cipta Rasa tidak pernah diubah. Meski dilakukan pemugaran namun tidak menghilangkan struktur aslinya.

One thoughts on “Mesjid Agung Sang Cipta Rasa

  1. wah keren. Semoga saya bisa segera mengunjungi masjid ini, terutama saya lebih ingin bisa segera mengunjungi kota cirebon.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Playlist